Rabu, 30 Oktober 2019

SUMPAH PEMUDA

    

                                            SUMPAH PEMUDA 



Hari Sumpah Pemuda adalah salah satu tonggak perjuangan bangsa Indonesia dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaannya. Sumpah Pemuda sendiri sebenarnya merupakan buah pikiran dari Kongres Pemuda II yang diprakarsai oleh organisasi Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI). Kongres dilaksanakan dua hari tersebut dihadiri oleh wakil berbagai organisasi kepemudaan dari berbagai penjuru daerah di Indonesia.
Rapat pertama tanggal 27 Oktober 1928 diselenggarakan di gedung yang kini dikenal dengan nama Lapangan Banteng. Dalam salah satu kesempatan, Moehammad Yamin menguraikan pandangannya tentang arti dan hubungan persatuan dengan pemuda. Menurutnya, ada lima faktor yang bisa memperkuat persatuan Indonesia; sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan.
Rapat kedua diselenggarakan pada tanggal 28 Oktober 2017 yang membahas soal pendidikan. Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro selaku pembicara mengungkapkan bahwa anak-anak harus mendapat pendidikan kebangsaan, serta harus memiliki keseimbangan pendidikan antara di sekolah dengan di rumah.
Rumusan Sumpah Pemuda ditulis oleh Muhammad Yamin pada secarik kertas yang disodorkan pada Sugondo Djojopuspito selaku ketua PPPI, saat Sunario, tokoh pemuda yang berperan sebagai penasehat panitia dalam kongres tersebut, sedang berpidato. 
Sugondo kemudian membubuhkan parafnya di kertas tersebut sebagai tanda setuju, yang kemudian diikuti oleh yang lain. Rumusan hasil kongres itulah yang kita kenal sebagai Sumpah Pemuda hingga kini. Dalam momen tersebut, lagu Indonesia Raya ciptaan WR Soepratman juga diperdengarkan untuk yang pertama kalinya.
   
Hasil gambar untuk GAMBAR SUMPAH PEMUDA
          



                     



Rabu, 23 Oktober 2019



Hasil gambar untuk LOGO STRADA






 cerita saya di   

SMP STRADA KAMPUNG SAWAH 

     pada saat saya menjadi murid baru di  SMP STRADA KAMPUNG SAWAH  saya sangat           senang sekali karena saya bisa sekolah disini karena, memiliki lingkungan yang sejuk, asri,dan bersih . waktu pertama kali masuk semua siswa berbaris dilapangan untuk melaksanakan upacara bersama dari kelas 7-9, anak-anak di sini juga asik-asik dan baik. waktu saya kelas 8 saya sangat merasakan pertemanan dan kekluargaaan di kelas 8 sangat menyenagkan karena 1 kelas semua nya bar-bar dan kita peduli terhadap sesama tidak mementingkan diri sendiri. apalagi pada saat di hukum satu kelas karena tidak mengerjakan pr , kirta di hukum dan dimarahi guru itu sudah biasa karena kita selalu membuat masalah terhadap guru meskipun mereka sudah sangat sabar dengan murid-muridnya. tapi kami sadar dan menyadari bahwa kami pasti bisa menjadi orang yang sukses dan berhasil. pada saat memasuki kelas 9 di sana tidak ada lagi yang namanya bercanda dan membuat masalah di kelas sembilan hanyalah serius untuk UN dan kita bener-bener serius, tapi kita sadar bahwa ada saat nya bercanda dan serius . di kelas 9 saya mulai belajar untuk menjadi seseorang yang bertanggung jawab terhadap tanggung jawabnya, di sekolah ini banyak sekali kenangan yang begitu tak bisa dilupakan mulai dari kelas 7-saat ini saya mendapat banyak sekali kenangan-kenangan bersama teman-teman dan kini hanya menjadi sebuah kenangan dan tidak bisa di ulang lagi, rasanya saya ingin mengulang nya namun tidak bisa, hahaha haaha saya sangat bangga karena di sekolah ini membuat saya menjadi percaya percaya diri dan tidak takut terhadap sesama. 
                    pokoknya the best lah buat STRADA KP.SAWAH